readbud - get paid to read and rate articles

11 Agustus 2010

Keunikan Warisan Dunia Toraja Ditampilkan pada Festival Budaya

Kompas.com - Wisatawan yang berkunjung untuk menyaksikan potensi seni budaya dan keindahan alam Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, dapat potongan menginap hingga 50 persen. Selain itu pemerintah daerah setempat juga menggelar Festival Budaya dan Lovely December 2009 , yang puncak pelaksanaannya berlangsung pada tanggal 26 Desember 2009 di Rantepao.  

Bahkan, khusus wartawan, yang ingin melakukan peliputan di Toraja, pihak panitia dan pemerintah setempat, bekerjasama dengan pihak maskapai penerbangan dan pelaku wisata, memberikan fasilitas gratis dan berbagai kemudahan lain. Cara itu ditempuh untuk mengembalikan citra pariwisata Toraja sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama Indonesia.
Kenyataan itu diungkapkan Sekda Kabupaten Toraja Utara Lewaran Rantelabi, Direktur Eksekutif Prima Vijaya Indah Tours, Nico B Pasaka, dan didukung Departemen Kebudayaan dan Pariwisara RI, pada jumpa pers, Selasa (8/12) di Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Jakarta.

Karena dampak krisis ekonomi maupun aksi kerusuhan Poso, pariwisata Toraja yang pernah berjaya di era awal tahun 1990-an, menjadi pudar. Dan dengan telah terbentuknya daerah otonomi Kabupaten Toraja Utara yang berusia satu tahun, 26 November 2009, diharapkan industri pariwisata Toraja kembali bersinar, menjadi daerah tujuan wisata utama di Indonesia, kata Lewaran Rantelabi.

Lewaran menjelaskan, Festival Budaya dan Lovely December 2009 dijadikan titik awal untuk menarik kunjungan wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara lebih banyak lagi ke Toraja. Agenda pariwisata berskala internasional ini dijadikan sebagai sarana untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing sektor pariwiwsata serta mendukung suksesnya program tahun kunjungan ke Indonesia.

Nico B Pasaka optimistis, wisatawan ke Toraja dan Indonesia timur umumnya, akan semakin meningkat, menyusul akan dibukanya jalur penerbangan ke Eropa oleh Garuda Indonesia. Ada 218 tour operator Eropa yang menjual Toraja. Untuk itu, pemerintah dan pelaku wisata sudah mulai berbenah kembali. Sapta Pesona kembali dicanangkan, agar masyarakat memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, katanya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar, mengatakan, dengan pulihnya situasi keamanan pascakerusuhan Poso, Sulawesi Tengah, serta mulai membaiknya kondisi ekonomi global saat ini, diyakini akan mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara ke Toraja.

Destinasi Toraja memiliki keunikan budaya yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia ini. Toraja pernah menjadi daerah tujuan wisata favorit bagi wisatawan Eropa. Melalui Festival Budaya kita ingin mengangkat kembali daya tarik Toraja sehingga banyak di kunjungi wisatawan, katanya.

Staf Ahli Menbudpar, Titin Sukarya menambahkan, keunikan Toraja merupakan keunikan dan kekayaan budaya dunia. Karena itu, Depbudpar sudah mengajukan Toraja ke Unesco untuk dapat pengakuan sebagai warisan dunia. Tentantive list sudah didapat, tinggal melengkapi criteria-kriteria yang ditetapkan Unesco, tandasnya.

Tidak ada komentar: